Sudirman Cup – Korea Selatan Memojokkan Denmark dalam “Perang Dramatis”, Indonesia Menang Atas Malaysia

Rabu, 25 Mei 2011 –  Korea Selatan dan Denmark terlibat dalam adu kekuatan pada  “Double Star BWF Sudirman Cup” kejuaraan ganda campuran dunia di Qing Dao Sport Center, Stadium Conson pada hari rabu yang lalu.

Pertandingan ini mempertaruhkan posisi puncak di grup 1D dan kesempatan menghindari China di perempat final.

Pertandingan yang memakan waktu lebih dari 5 jam akhirnya dimenangkan oleh tim Korea, memojokkan juara Eropa tersebut dengan skor 3-2, berkat kekuatan tim negeri ginseng ini pada sector ganda. Ko Sung Hyun-Ha Jung Eun membuka kemenangan melawan Thomas Laybourn – Kamilla Rytter Juhl dengan skor 21-17, 21-10.

Mantan pemain no 1 dunia Peter Gade sedikit kewalahan pada saat melawan Lee Hyun Il, tetapi kerja keras dan keinginan kuat membuatnya membalikkan posisi pada 19-14 dan memenangkan pertandingan dengan skor 15-21, 21-18, 22-20.

“Saya telah bekerja keras hari ini. Pertandingan ini sangat ketat, tetapi saya berhasil menyamakan kedudukan ke 1-1,” komentar Gade.

Jung Jae Sung-Lee Yong Dae memanas-manasi pasangan no 1 dunia Mathias Boe-Carsten Mogensen dengan skor 25-23 16-21 21-14, Tine baun harus memberikan permainan terbaiknya pada saat mengalahkan Sung Ji Hyun dengan skor 18-21 21-18 21-18.

Hasil di atas memberikan semangat bagi Ha Jung Eun – Kim Min Jung untuk mengalahkan Marie Ropke-Line Kruse 21-10 21-18.

Di sisi lain, Indonesia memojokkan Malaysia 3-2 ketika ganda campuran Fran Kurniawan Teng – Pia Zebaidah Bernadet membalas kekalahan mereka pada semifinal Malaysia Open Grand Prix Gold, Chan Peng Soon –  Goh Liu Ying.

Pasangan Indonesia yang memiliki rekor 4-1 dalam pertemuan head to head ini dipaksa bekerja keras pada gim pertama dimana mereka dipaksa menang 23-21.

Gim kedua sedikit mudah ketika mereka mengunci kemenangan dengan skor 21-14 yang membawa Indonesia menjadi juara grup 1B.

Sebelumnya, mantan juara 1 dunia Koo Kien Keat dan Tan Boon Heong tak terkalahkan ketika mengalahkan Alvent Yulianto Chandra- Mohammad Ahsan. Tim Indonesia mengambil resiko dengan memisahkan Alvent dan Ahsan dari pasangan mereka biasanya Hendra Aprida Gunawan dan Bona Septano, dengan harapan pasangan baru ini dapat mengalahkan Koo – Tan.

Sayangnya, langkah tersebut berakhir sia-sia ketika Kien Keat-Boon Heong mengunci kemenangan dengan skor 21-15 21-17 yang memberikan Malaysia posisi 1-0.

Seperti yang diharapkan, Adriyanti Firdasari membantai Lydia Cheah 21-8 21-12 di ganda putra. Pada sector putra, sebaliknya Lee Chong Wei mengalahkan Dionysius Hayom Rumbaka dengan skor 21-8 21-8.

Indonesia mengambil alih ketika Greysia Polii – Meiliana Jauhari mengalahkan Chin Eei Hui – Wong Pei Tty 21-18 21-15.

Pelatih ganda Malaysia, Rexy Mainaky berkata: “ Chin melakukan banyak kesalahan, dia sudah berusaha sebisanya, tetapi tidak ada yang berhasil. Kami tahu pertandingan ini akan berat, tetapi penampilan secara keseluruhan sudah baik.”

“Selalu ada kesempatan 50-50 untuk Chan dan Goh. Rekor pertemuan pasangan Indonesia tersebut adalah 4-1 dengan skor yang cukup ketat. Fran-Pia tidak memberikan sedikit celahpun kepada Chan dan Goh.”

Artikel diterjemahkan dari www.bwfbadminton.org (CT)

About victorindonesia

Multinational company running in Badminton business
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s